Minggu, 15 Maret 2015

Kapan Maut Menjemput?

Assalamu'alaykum wr. wb.
Diawali dengan kutipan dari satu artikel (Ketika saya membaca kembali Pidato Steve Jobs ketika acara WISUDA di Stanford University saya amat tertarik dengan bagian ketiga dari kisah hidupnya,yaitu tentang KEMATIAN…
Dia berkata “Tak ada orang yang ingin mati,bahkan orang yang ingin kesurgapun tak mau mati untuk pergi kesana,TAPI mati adalah takdir bagi kita semua” adalah kalimat yang sangat bijak dan penuh akan makna.)

Bismillahirrahmanirrahim..
Bersumber dari Koran TopSkor hari ini 15 Maret 2015 dengan judul "Menunda Maut Demi Laga Terakhir" mengingatkan kembali mengenai hal yang semakin mendekati diri kita, yaitu "kematian".
“Perbanyaklah mengingat penghancur segala kelezatan (dunia). Yakni kematian.” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan An-Nasa’i)

...... Satu tanggal pun ditetapkan, tapi Lorre meminta sedikit penangguhan. Dia ingin untuk yang terakhir kalinya menyaksikan sebuah pertandingan sepak bola. Ya, Lorre adalah fans fanatik Club Brugge. Dia memilih laga kandang di Stadion Jay Bredel melawan Muoscron pada Minggu (3/3) sebagai pertandingan yang dia saksikan terakhir kali dalam hidupnya. Di akun facebook, Lorre pun menuliskan status, " Ini adalah keinginan saya yang paling saya inginkan. ........

Terlepas dari siapa dan bagaimana latar belakang Lorre, berita ini cukup menegur kita.
1. Kapan ajal saya?
2. Apa yang terakhir saya lakukan sebelum ajal menjemput?
3. Sudah siapkah saya menyambut datangnya kematian?
4. Dalam keadaan seperti apakah Malaikat Izrail akan menjemput saya?
Empat dari banyak pertanyaan yang tidak mungkin bisa dijawab oleh manusia.

Lorre memilih menonton sebuah pertandingan sepak bola sebagai keinginan terakhirnya sebelum suntikan maut diterimanya.
Tentu kalian punya keinginan tersendiri jika mengetahui kapan maut akan manjemput.
Sesungguhnya muslim yang taat pasti menginginkan Khusnul Khatimah dan mengucapkan kalimat Syahadat diakhir hidupnya.
Dan untuk mencapai sebuah tujuan, pasti ada sebuah proses.
Pilihan proses ada pada kita sendiri yang akan menentukan apakah cita-cita Khusnul Khatimah itu akan dicapai.

Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya. (Al-'An`ām):134
Mari terus kita awali setiap langkah kita dengan Basmalah.
Sekian, semoga bermanfaat.
Wassalaamu'alaykum wr. wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar