Lama ga ngepost nih, gara-gara lagi banyak belajar mengenai kehidupan.
Alhamdulillah banget kalo hidup ini semakin bermanfaat dan berkualitas..
Ujian-ujian hidup dari Allah itu ga bisa dihindari, tinggal bagaimana kita sebagai hamba Allah menghadapi dan menanggapi ujian dari Allah itu.
Hadits Abu Hurairah r.a. ia berkata Rasulullah saw bersabda:
Allah berfirman: 'Aku berada pada sangkaan hamba-Ku, Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku, jika ia mengingat-Ku pada dirinya maka Aku mengingatnya pada diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam suatu kaum, maka Aku mengingatnya dalam suatu kaum yang lebih baik darinya, dan jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku mendekat padanya satu hasta, jika ia mendekat pada-Ku satu hasta maka Aku mendekat padanya satu depa, jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan kaki, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari."
Yakin itu Ujian??
Ga semua yang kita hadapi itu ujian lho..
Ujian itu diterima kalo udah ada pelajaran yang diterima sebelumnya. Nah, pelajaran itu sebelumnya diberikan dulu dari Allah buat bekal hambanya ngejalanin ujian dari-Nya.
Muncul pertanyaan. Kalo belom dikasih pelajaran, gimana tuh??
Jangan lupa ada yang namanya ADZAB Allah juga.
Pastinya adzab Allah ini akan sangat berat bagi manusia yang melenceng jauh atay melawan ajaran-Nya.
Nah, untuk perbedaan antara Ujian atau Adzab dari Allah ini juga ada.
Untuk kali ini, saya akan mencoba membahas mengenai Ujian dari Allah menurut pengalaman yang saya dapat.
Kalau Ujian itu akan ada jalan keluar dari Allah SWT yang akan ditunjukan-Nya. Hal itu dikarenakan bahwa Allah menyayangi dan merindukan kita untuk kembali dekat dengan-Nya.
Allah swt berfirman;
“Adakah manusia mengira, bahwa mereka akan dibiarkan saja, dengan mengatakan: Kami telah beriman, padahal mereka belum lagi mendapat cobaan? Maka, bila Allah menguji kita dengan rezeki yang kita miliki. Buka mata. Muhasabahlah, periksa dan koreksi diri sendiri.
Peringatan buat diri saya sendiri adanya. Muhasabah diri sendiri. Mungkin ada sesuatu yang tidak kena, sesuatu yang bukan pada tempatnya yang telah kita lakukan dan Allah mau ‘menegur’ kita dengan cara tersebut." [ Al-Ankabut:2]
“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” – [At-Taghabun:11]
Saat sedang banyak pikiran, hati sedang tak tenang, tugas numpuk, banyak urusan yang menyita tenaga, datang lah kepada Allah. Sholat, berdo'a, minta ampun kepada-Nya, bersyukur dan curahkanlah isi hati dan semua keluhan yang dimiliki. Kembalikan semua itu kepada Yang Maha Kuasa.
Hidup ini seperti skenario yang sedang kita mainkan dan Allah adalah sutradaranya. Saat adegan yang kita mainkan tidaklah baik atau tidak sesuai, datanglah kepada-Nya. Tanya, bagaimana seharusnya? Bagaimana sebaiknya? Bagaimana jalan keluarnya? Dan bukan tidak mungkin saat kita sudah datang kepada-Nya, pasti akan diberi petunjuk dan jalan keluar yang terbaik. Kuncinya adalah "YAKIN".
....Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, Maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah Dia. [Ali Imran : 47]
Oleh karena itu, kembali lah kepada-Nya. Minta pertolongan-Nya, karena hanya Allah-lah Dzat Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Angkat kedua tangan untuk meminta kepada-Nya. Allah akan senang kepada hamba-hambanya yang meminta kepada-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar